Nibung sebagai Tanaman Ekoton, Peran dan Manfaatnya bagi Ekosistem

Manfaat Nibung

Nibung (Oncosperma tigillarium), yang dikenal sebagai salah satu jenis palem khas Asia Tenggara, memiliki peran penting dalam ekosistem ekoton—zona transisi antara dua ekosistem yang berbeda. Ekoton adalah area transisi antara dua ekosistem, komunitas ekologi, atau kawasan ekologi yang berbeda. Ekoton dapat terjadi antara dua sistem daratan, dua sistem akuatik, atau antara sistem daratan dan akuatik.. Tanaman ini sering ditemukan antara ekosistem hutan mangrove dan hutan rawa, pinggir sungai, dan kawasan pesisir, di mana ia berfungsi sebagai penopang keseimbangan ekologi dan ekonomi. Berikut adalah peran nibung sebagai tanaman ekoton dan manfaatnya bagi ekosistem.

Peran Nibung dalam Ekosistem Ekoton

Tanaman Nibung memiliki peranan yang sangat penting dalam keberlangsungan ekosistem ekoton. Nah bagi kalian yang kepo terkait peranan nibung mari simak seberapa penting Nibung untuk kelestarian lingkungan.

a. Sebagai Penahan Abrasi dan Erosi

Akar nibung yang kuat membantu mencegah abrasi dan erosi di daerah pesisir dan pinggir sungai. Jaringan akarnya yang rapat menstabilkan tanah, terutama di wilayah dengan arus air yang deras.

b. Penyaring Air Alami

Nibung membantu menyaring sedimen dan polutan dari air, menjaga kualitas air yang mengalir ke ekosistem lain, seperti hutan mangrove atau perairan laut.

c. Habitat bagi Keanekaragaman Hayati

Daerah di sekitar Nibung sering menjadi habitat berbagai hewan, seperti burung, serangga, dan ikan kecil. Akar dan batangnya juga menyediakan tempat berlindung bagi biota air.

d. Sebagai Penyerap Karbon

Seperti tanaman lainnya, Nibung berkontribusi dalam menyerap karbon dioksida dari atmosfer. Hal ini membantu mengurangi dampak perubahan iklim, terutama di kawasan pesisir yang rentan terhadap kenaikan permukaan air laut.

______________

Meskipun memiliki banyak manfaat, nibung sering kali terancam oleh aktivitas manusia seperti deforestasi, urbanisasi, dan alih fungsi lahan, maka dari itu penting sekali untuk melakukan aksi konservasi agar keberlanjutan ekosistem ekoton tetap terjaga.

Nibung merupakan tanaman penting di ekoton karena perannya dalam menjaga keseimbangan ekosistem, mendukung keanekaragaman hayati, dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat. Dengan upaya konservasi yang tepat, tanaman ini dapat terus mendukung keberlanjutan ekosistem ekoton dan kehidupan di sekitarnya.

Iqbal Nur Ardiansyah

Forest Landscape & Protection Manager

holds a Bachelor’s degree in Forestry from Muhammadiyah University Malang (UMM). He has expertise in the conservation of wild bird species and have served as the chair of Wildlife study group UMM. Commencing career at PT EKL in 2022 as a Restoration and Conservation Coordinator, later promoted to Forest Landscape and Protection Manager in 2023. They have obtained three certifications from the National Professional Certification Agency (BNSP) as a forestry extension worker, technical personnel for forest development, and responsible for water pollution control (PPPA).